Jumaat, Mei 29, 2015

You love your mom

Assalamualikum wrt..and good night.. maybe for me as student. i loss my definfion in my life. yes it true but who us ambil tahu pasal orang lain,sape kita nak tujukan dia tak bagus by away. i writed is not about us but Mother,ummi and everthing what we talk about her .

The Prophet Muhammad said, may Allah's peace and blessings be upon him: Your Heaven lies under the feet of your mother (Ahmad, Nasai).

A man came to the Prophet and said, ‘O Messenger of God! Who among the people is the most worthy of my good companionship? The Prophet said: Your mother. The man said, ‘Then who?' The Prophet said: Then your mother. The man further asked, ‘Then who?' The Prophet said: Then your mother. The man asked again, ‘Then who?' The Prophet said: Thenyour father. (Bukhari, Muslim).
yea.. syurga or heaven berada di bawah kaki ibu awak,ibu kita. jadi segala apa yang kita buat just untuk dia je not to him and for were have person love.

10 Things You Can Do For Your Mom

Often, moms do virtually all of the giving and very little, if any, of the taking from their families. They may not say it, but most of them want to be appreciated in small ways. You don't have to buy them a car or a house (you could do that too), but it'sthe small things that count with mom.Here are some ideas of how you can let mom know that all of her giving has and continues to be appreciated

.1. Give mom a vacation

Don't think Hawaii. Think of a day away from the kitchen. Or the home.
Give her a vacation from the home where for her, most of the seemingly endless housework is done daily. Or, if she doesn't want that,start doing your share around the house. Maybe you could start giving her one day of the week off, when she does no cooking or household chores. Remember, fathers and husbands work hard at the office, but they get a two-day weekend in most cases. Moms usually don't even get a full day off. And if they are also working outside, it's like two full time jobs

.2. Let's hear her life story: 

a mom's circleShe may have read you bedtime stories when you were small, but now it's time for her to tell you a different story-about herself. Make a mom's circle at home in which you ask her to tell her life story. Mom's circle may actually turn into a project: one family member could write this up into a report, another could make a story book out of it and a third could video/audio record it. A mom's circle may become an ongoing family tradition

.3. Try beating mom's cooking 

While most moms ask their kids what they want to eat, turn the tables around and do the same for her. Is there special food your mom likes? Buy or preparethat food for her (if you are not the best of cooks, maybe it's safer to just buy it).4. Is your mom in a nursing homeIf your mom is in a nursing home, why not plan to bring her home for a weekend visit to stay with you. Even better, why not make this a weekly, or twice a month set up, so you can spend more time with her and she can be around those who really love her more often? Of course the ultimate gift will be if you can liberate her from that nursing home so she can stay in her room in your own home
.
5. Arrange a mammogram for her Every three minutes,

 a woman in America is diagnosed with breast cancer. That woman could be your mom.A woman's chances of developing breast cancer increases with age. The National Cancer Institute recommends women age 40 and over be screened with mammography every one to two years. It also advises that women at higher risk of breast cancer get medical advice before they are 40 about when to begin screening and about the frequency of their screening. Do this for your mom, so you can see her spend the rest of her life in good health, Insha Allah (if God wills).

6. Is your mom a bookworm?If so, buy a small cabinet and buy all of the books you can afford. Then take it to her home and set it upfor her.

7. If your mom is a non-Muslim If your mom is a non-Muslim, try fasting for a day (Nafil or extra fasting), and keep thinking and praying for her. Ask Allah that He guides her and askHim what you can do to help her understand her ownCreator.

8. If your relationship has not been the best with your Mom If your relationship with your mom has not been the best, sit down in front of a year-long calendar or planner and mark down dates and things which you can plan to improve this relationship. Start off by making a formal first appointment. Then pick dates on which you can keep contact with her and build your relationship on a regular basis.

9. If mom is not aliveIf your mom is not alive, visit her relatives and friends and ask what you can do for them. Consider these two Hadiths (sayings of the Prophet Muhammad peace and blessings be upon him):

1. The Messenger of Allah said: When a person dies, his actions come to an end, except for three things: a continuing Sadaqa (charity), knowledge from which benefit is still being derived, and a righteous child who prays for her or him (translated meaning from Muslim)

.2. Abu Usaid Saidi said: We were once sitting with Rasulullah when a man from the tribe of Salmah came and said to him: O Messenger of Allah! do my parents have rights over me even after they have died? And Rasulullah said:Yes. You must pray to Allah to bless them with His Forgiveness and Mercy, fulfill the promises they made to anyone, and respect their relations and their friends (Abu Dawud and Ibn Majah).

10. Pick up her feet and spread the word . 

The Prophet Muhammad said: Your Heaven lies under the feet of your mother (Ahmad, Nasai).
Ask your mom to lift her feet, so you can locate where Jannah is. Then tell others about your discovery by sharing what Islam has to say about moms and their importance in our lives.

YOUR MOM, YOUR MOM, YOUR MOM:

I have stories about this ..... :)

Selasa, Mei 26, 2015

Surat cHinta

ssalamu'alaikum Sejahtera buat calon suamiku, moga Allah sentiasa merahmati dan memberkati dirimu yang tidak pernah kutemui, namun doaku tidak pernah putus mengiringi setiap langkahmu demi meraih keredhaanNya…

“Seindah perhiasan dunia adalah wanita yang sholehah,”Kumulakan warkah ini dengan bait indah yang ditinggalkan Rasulullah saw kepada seisi alam. Wanita solehah! Idaman semuamuslimin di alam maya ini..

Alhamdulillah, itulah anjuran Islam yang kita cintai, pilihlah wanita yang mampu menyejukkan pandanganmu dan juga baitul muslim yang bakal dibina tika sampai saat itu, insyaAllah.

Calon zaujku,”Dinikahi seorang wanita itu kerana empat perkara hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Maka pilihlah hal keagamaannya, maka beruntunglah kedua-dua tanganmu..”

Telah dinukilkan panduan sepanjang zaman, itulah lirikan utama buatmu memilih calon isteri. Tiap baris itu telah menjadi hafalanku sejak aku mengenali dunia baligh ini.Jika harta yang kau idamkan, ketahuilah diriku tidak punya apa-apa harta di dunia ini melainkan ilmu agama yang telah dititipkan buatku oleh arwah umi dan arwah abah. Tiada harta untuk kupersembahkan dalam taklik ijab kita nanti

. Tiada harta sebagai jaminan bahawakau akan menikmati sedikit kesenangan apabila ijab bersaksi telah dilafazkan. Hanya ketenangan yang mampu aku sediakan buatmu kerana aku pernah terbaca kata-kata ..."Dan di antara tanda-tanda kekuasaan Nyaialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang.¨ (Ar-Rum: 21)

Jika keturunan yang mulia itu yang kau dambakan, ketahuilah jua aku hanyalah sebatang kara di dunia ini. Arwah umi dan abah telah menitipkan aku di bawah pengawasan Allah sebagai penjaga mutlakdiriku. 

Namun apa yang pasti, aku adalah keturunan mulia, ayahanda Nabi Adam as dan bonda Hawa as, sama seperti mu. Ingin aku berkongsi lafaz sahih ini denganmu ...”... maka bertawakkallah kepada Allah, sesungguhnya Allah mengasihi orang yang bertawakal kepadaNya. Jika Allah menolong kamu maka, tiada seseorangpun yang boleh menghalang kamu, dan jika ia mengecewakan kamu, maka siapakah yang dapat menolong kamu sesudah Allah (menetapkan demikian) ? dan ingatlah kepada Allah jualah hendaknya orang yang beriman itu berserah diri...” (Ali Imran : 159-160)

Kecantikan, itulah pandangan pertama setiap insan. Malah aku meyakini bahawa kau juga tidak terlepas seperti insan yang lain. Ketahuilah, jika kecantikan itu yang kau inginkan daripada diriku, kau telah tersalah langkah. 

Tiada kecantikan yang tidak terbanding untuk kupertontonkan padamu. Telah aku hijabkan kecantikan diriku ini dengan amalan ketaatan kepada tuntutan agama yang kucintai. Kau hanya membuang masa jika kau menginginkan kecantikan lahiriah semata-mata.Aku tidak menjanjikan aku mampu membahagiakan rumahtangga kita nanti, kerana aku memerlukan engkau untuk bersama-samaku menegakkan dakwah islamiyyah ini, dan aku merelakan diri ini menjadi penolongmu untuk membangunkan sebuah markas dakwah dan tarbiyyah ke arah jihad hambaNya kepada Penciptanya yang agung. 

Melalui pencarian ilmu agama bersama, marilah kita jadikan pernikahan ini sebagai risalah demi meneruskan perjuangan Islam. Aku masih kekurangan ilmu agama, tetapi berbekalkan ilmu agama yang telah dibekalkan ini, aku ingin menjadi isteri yang sentiasa mendapat keredhaan Allah dan suamiku untuk memudahkan aku membentuk usrah muslim antara aku, kau dan anak-anak kita untuk dibaiahkan dengan ketaatan kepada Allah Yang Maha Esa. 

Aku bercita-cita bergelar pendampingsolehah, seperti mana yang dijanjikan Rasul," Semoga Allah memberi rahmat kurnia kepada lelaki yang bangun di tengah malam lalu dia sembahyang dan membangunkan isterinya, maka sekiranya enggan juga bangun untuk bersembahyang, dia merenjiskan air ke mukanya. 


Semuga Allah memberi rahmat kurnia kepada wanita yang bangun di tengah malam lalu bersembahyang dan membangunkan suaminya. Maka jika dia enggan, dia merenjiskan air kemukanya." (Riwayat Abu Daud dengan Isnad yang sahih)

Renungilah FirmanNya ini, lalu kau akan tahu hakikat diriku dan dirimu dipertemukan oleh Allah atas namanya pertemuan dan jodoh.“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan lelaki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” (An Nisaa’ : 1)

Calon Suamiku yang dirahmati,"


 Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Allah telah melebihkan sebahagian mereka (lelaki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan kerana mereka (lelaki) telah menafkahkan sebahagiandari harta mereka".(An-Nissa':34)

Membenarkan seperti apa yang telah Dia katakan dalam QalamNya yang mulia, aku meyakini bahawa engkau adalah pemimpin untukku dan anak-anak pewariskejihadan Islam yang bakal lahir. Jadikanlah pernikahan ini sebagai asas pembangunan iman dan bukannya untuk memuaskan bisikan syaitan yang menjadikan ikatan pernikahan sebagai tunjang nafsu semata-mata.

 Moga diriku dan dirimu sentiasa didampingi kerahmatan dan keredhaanNya. Lakukanlah tanggungjawabmu itu dengan syura kesabaran, qanaah ketabahan moga kita akan menjadi salah satu daripada jemaah saf menuju ke syurga insyaAllah.Ingin aku berbicara membimbangkan akanmengenai pemberianmu kepadaku.

 Kau terlalu Ketahuilah, kehendak bersifat duniawi semata-mata. Benar?! aku tidak menginginkan hantaran bersusun, mas khawin yang hanya akan menyebabkan hatiku buta dalam menilai erti kita dipertemukan oleh Allah atas dasar agama.

 Cukuplah seandainya, maharku sebuah Qalam Mulia, Al-Quran, kerana aku meyakini Qalam itu mampu memimpin rumahtangga kita dalam meraih keredhaanNya bukan kekayaan dunia yangbersifat sementara. Bantulah aku dalam menjayakan agama Allah ini melalui pernikahan, kerana ia adalah laluan untuk aku menyempurnakan separuh daripada agamaku, insyaAllah. 

Akhlakmu yang terdidik indah oleh ibu bapa dan orang sekelilingmu, itulah yang aku harapkan daripada kekayaan duniawi yang kau sediakan. Kutitipkan sebahagian daripada pembacaanku dalam Jalan Dakwah Mustaffa Masyhur, tidak lagi wujud keborosan dan kebakhilan kerana semuanya berada di dalam udara Qana'ah (berpuas hati dengan apa yang ada), redhadan yakin bahawa dunia ini bukanlah negara Janatunna'im. 

Lihatlah rumahtangga Rasulullah s.a.w kadang-kadang berlalu sebulan demi sebulan, pernah dapurnya tidak berasap kerana tidak ada bahan makanan yang dapat dimasak

. Walaupun demikian susahnya, rumahtangga Rasulullah s.a.w tetap menjadi rumahtangga yang paling bahagiayang tidak ada tolok bandingnya hingga kehari ini.Terlalu panjang rasanya aku mencoretkan warkah ini.

 Cukup dahulu buat tika ini, andai diizinkan aku akan kembali menitipkankan lagi kiriman bertintakan hatiini. Akhir bicara, maaf andai tiada pertemuan yang kususuli kerana padaku biarlah merindu daripada jemu tatkala kita disatukan.


Wassalam

-Ehm..rasanya tak perlu letakkan gambarkan bukan,-

Ahad, Mei 24, 2015

Ketahuilah, seandainya aurat itu terdedah, sedihnya kalian akan menanggung dosa itu setiap masa selagimana ia dilihat oleh lelaki ajnabi... dlm tak sedar masa berlalu cepat teramat. masa diibarat mata pedang,manusia terleka dan tenggelam dalam dunia sendiri. Ada orang mampu jadikan ujian dan suatu yang Allah nak beri itu sebagai hikmah,ada pula yang tak mampu berhadapan dengan ujian tu dengan men