Love

Buktikan Cinta Walaupun Derita Melanda! 

Kata pujangga cinta letaknya di hati. Meskipun tersembunyi, namun getarannya nampak sekali. Ia mampu mempengaruhi fikiran sekaligus mengendalikan tindakan.

Sungguh, cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi jernih, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.

Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta.

Namun hati-hati juga dengan cinta, kerana cinta juga dapat membuat orang sihat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu.

Cinta yang tidak dilandasi kepada Allah. Itulah para pecinta dunia, harta dan manusia. Dia lupa akan cinta Allah, cinta yang begitu agung, cinta yang murni.Cinta Allah cinta yang tak bertepi.

Jikalau sudah mendapatkan cinta-Nya, dan manisnya bercinta dengan Allah, tak ada lagi keluhan, tak ada lagi tubuh lesu, tak ada tatapan kuyu. Yang ada adalah tatapan optimis menghadapi segala cubaan, dan rintangan dalam hidup ini. Tubuh yang kuat dalam beribadah dan melangkah menggapai cita-cita tertinggi yakni syahid di jalan-Nya.

Ramai orang mengaku mencintai Allah, dan sering orang mengatakan mencintai Rasulullah, tapi bagaimana mungkin semua itu diterima Allah tanpa ada bukti yang diberikan, sebagaimana seorang arjuna yang mengembara, menyeberangi lautan yang luas, dan mendaki puncak gunung yang tinggi demi mendapatkan cinta seorang wanita.

Bagaimana mungkin mencapai cinta Allah, tapi dalam fikirannya selalu dibayang-bayangi oleh wanita/lelaki yang dicintai. Tak mungkin dalam satu hati dipenuhi oleh dua cinta. Salah satunya pasti menolak, kecuali cinta yang dilandasi oleh cinta pada-Nya.

Di saat Allah menguji cintanya, dengan memisahkanya dari apa yang membuat dia lalai dalam mengingat Allah, sering orang tak dpt menerimanya. Di saat Allah memisahkan seorang gadis dari calon suaminya, ramai gadis itu langsung lemah dan terbaring sakit.

Di saat seorang suami yang isterinya dipanggil menghadap Ilahi, sang suami pun tak bersemangat dalam hidup. Di saat harta yang dimiliki hangus terbakar, banyak orang yang hijrah ke rumah sakit jiwa, semua ini adalah bentuk ujian dari Allah, kerana Allah ingin melihat seberapa dalam cinta hamba-Nya pada-Nya.

Allah menginginkan bukti, namun sering orang tak berdaya membuktikannya, justeru sering berguguran cintanya pada Allah, disaat Allah menarik sedikit nikmat yang dicurahkan-Nya. Buktikan!

Buktikan cinta dengan IMAN. Kenapa? Sebab cinta itulah IMAN!

Cinta menebal dan menipis sepertinya iman, maka jagalah iman kamu pasti cintamu terjaga.

oleh :pdh

Catatan popular daripada blog ini

Biodata murrabi ku ( ustazah nor hafizah musa)

TIGA UKURAN KEHEBATAN SESEORANG

kehidupan ibarat pelangi